Motogp

Hayden Prihatin dengan Keputusan Mendepak Preziosi

Kompas.com - 29/01/2013, 21:02 WIB

KOMPAS.com - Nicky Hayden mengatakan dirinya prihatin dengan kenyataan bahwa guru teknik Filippo Preziosi tak menjadi bagian dari rencana masa depan Ducati. Juara dunia 2006 ini pun mengakui bahwa proyek Desmosedici tak mengalami kemajuan setelah Preziosi didepak manajemen menjelang Natal tahun lalu, oleh pemilik baru Ducati, Audi.

Preziosi sudah menjadi otak teknis di balik keberhasilan proyek Ducati MotoGP sejak tim yang bermarkas di Bologna itu menjejakkan kaki di MotoGP pada tahun 2003. Akan tetapi, prestasi mereka mulai meredup setelah Casey Stoner mendominasi musim pertama MotoGP mesin 800 cc pada tahun 2007. Grafik prestasi Ducati kian menukik dalam dua musim terakhir, meskipun mereka sudah menggaet superstar MotoGP, Valentino Rossi.

Setelah Audi memiliki saham Ducati, terjadi perombakan di dalam tubuh manajemen. Preziosi termasuk korban yang dimutasi dari jabatan penting tersebut. Inilah yang mengundang simpati dari Hayden, yang sudah sangat dekat dengan Preziosi sejak dia bergabung pada 2009.

"Saya memiliki hubungan yang sangat bagus tetapi kami tidak mendapatkan hasil baru-baru ini. Tetapi jika anda menantikanku untuk menunjuk jara kepadanya atau orang lain, maka takkan pernah terjadi," ujar pebalap Amerika tersebut kepada MCN, Senin (28/1/2013).

"Saya tidak ingin orang-orang yang berada di luar berpikir dia (Filippo) menjadi masalah. Dia merupakan bagian besar dari tim."

Preziosi digantikan oleh mantan bos BMW World Superbike, Bernhard Gobmeier, dan Hayden mengatakan bahwa dirinya menantikan pengaruh dari kedatangan petinggi tersebut.

"Saya terbuka untuk melihat ide-ide baru tuan Gobmeier. Filippo hebat dengan motor ini, tetapi kami tidak bergerak kemanapun. Seperti tuan Gobmeier katakan, bahwa Filippo tidak pergi jauh. Dia masih berada di Ducati dan dia masih berada di sini untuk menjadi penasehat," ujar Hayden, mantan pebalap Repsol Honda.

Hayden dan Ducati akan mulai beraksi pekan depan di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pada 5 Februari akan diadakan uji coba resmi pertama pra-musim.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau