KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan internasional memecahkan rekor dengan angka 1 miliar untuk pertama kalinya. Menurut data statistik yang dikeluarkan United Nations World Tourism Organization (UNWTO) menunjukkan terdapat 1,035 miliar kunjungan turis di tahun 2012.
Angka ini menunjukkan terjadi peningkatan 39 juta wisatawan internasional dan pertumbuhan sebesar empat persen, jika dibandingkan dengan tahun 2011. Pada tahun 2011, kunjungan wisatawan internasional sebesar 996 juta orang yang melakukan perjalanan melintasi berbagai negara di dunia.
"Tahun 2012 menunjukkan kondisi ekonomi yang bergejolak, terutama di kawasan Eropa. Tetapi pariwisata dunia tetap bisa stabil," ungkap Sekretaris Jenderal UNWTO, Taleb Rifai.
Ia mengungkapkan pariwisata merupakan salah satu pilar ekonomi yang harus didukung pemerintah di seluruh negara di dunia. Sebab, lanjutnya, pariwisata mampu berperan sebagai solusi untuk menstimulasi perkembangan ekonomi.
Eropa tercatat menerima lebih dari setengah kunjungan wisatawan internasional di tahun 2012, yaitu sekitar 535 juta orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar tiga persen, walaupun krisis ekonomi tengah melanda kawasan Eropa.
Asia menunjukkan angka peningkatan paling tajam untuk kunjungan wisatawan, yaitu peningkatan sekitar tujuh persen dengan jumlah kedatangan mencapai 233 juta wisatawan internasional. Sementara Amerika (Amerika Serikat, Amerika bagian utara, maupun Amerika bagian selatan), mengalami peningkatan kunjungan sebesar empat persen atau 162 juta wisatawan.
Kawasan Afrika menikmati kue wisatawan internasional dengan peningkatan enam persen. Sebuah kabar gembira karena di tahun 2011 terjadi penurunan satu persen akibat krisis politik yang terjadi di negara seperti Mesir dan Tunisia.
Negara yang mengalami peningkatan pesat dalam hal kunjungan wisatawan di 2012 adalah Jepang. Pengeluaran wisatawan yang datang ke negara tersebut selama sembilan bulan pertama di tahun 2012 mengalami peningkatan 37 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.
Pada Maret 2011, Jepang mengalami gempa bumi dan tsunami yang berdampak pula pada pariwisata Jepang. Saat itu, terjadi penurunan kunjungan wisatawan yang tajam akibat bencana tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang