Wow, Wisatawan Internasional Mencapai 1 Miliar

Kompas.com - 05/02/2013, 14:14 WIB

KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan internasional memecahkan rekor dengan angka 1 miliar untuk pertama kalinya. Menurut data statistik yang dikeluarkan United Nations World Tourism Organization (UNWTO) menunjukkan terdapat 1,035 miliar kunjungan turis di tahun 2012.

Angka ini menunjukkan terjadi peningkatan 39 juta wisatawan internasional dan pertumbuhan sebesar empat persen, jika dibandingkan dengan tahun 2011. Pada tahun 2011, kunjungan wisatawan internasional sebesar 996 juta orang yang melakukan perjalanan melintasi berbagai negara di dunia.

"Tahun 2012 menunjukkan kondisi ekonomi yang bergejolak, terutama di kawasan Eropa. Tetapi pariwisata dunia tetap bisa stabil," ungkap Sekretaris Jenderal UNWTO, Taleb Rifai.

Ia mengungkapkan pariwisata merupakan salah satu pilar ekonomi yang harus didukung pemerintah di seluruh negara di dunia. Sebab, lanjutnya, pariwisata mampu berperan sebagai solusi untuk menstimulasi perkembangan ekonomi.

Eropa tercatat menerima lebih dari setengah kunjungan wisatawan internasional di tahun 2012, yaitu sekitar 535 juta orang. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar tiga persen, walaupun krisis ekonomi tengah melanda kawasan Eropa.

Asia menunjukkan angka peningkatan paling tajam untuk kunjungan wisatawan, yaitu peningkatan sekitar tujuh persen dengan jumlah kedatangan mencapai 233 juta wisatawan internasional. Sementara Amerika (Amerika Serikat, Amerika bagian utara, maupun Amerika bagian selatan), mengalami peningkatan kunjungan sebesar empat persen atau 162 juta wisatawan.

Kawasan Afrika menikmati kue wisatawan internasional dengan peningkatan enam persen. Sebuah kabar gembira karena di tahun 2011 terjadi penurunan satu persen akibat krisis politik yang terjadi di negara seperti Mesir dan Tunisia.

Negara yang mengalami peningkatan pesat dalam hal kunjungan wisatawan di 2012 adalah Jepang. Pengeluaran wisatawan yang datang ke negara tersebut selama sembilan bulan pertama di tahun 2012 mengalami peningkatan 37 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pada Maret 2011, Jepang mengalami gempa bumi dan tsunami yang berdampak pula pada pariwisata Jepang. Saat itu, terjadi penurunan kunjungan wisatawan yang tajam akibat bencana tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau