PDI-P Tak Terpengaruh Survei tentang Rieke-Teten

Kompas.com - 13/02/2013, 17:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tak mau terlalu berpatokan pada hasil survei pasangan calon dan wakil Gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki. Selama ini, elektabilitas Rieke-Teten tak pernah berada di puncak.

"Jangan melihat hasil survei lah karena survei-survei itu seperti di Jakarta tidak terbukti. Kami tidak terpengaruh karena antara survei dengan realitas berbeda," ujar Ketua DPD PDI-P Jawa Barat TB Hasanudin, Rabu (13/2/2013) di Gedung Kompleks Parlemen Senayan.

Ia mengatakan, survei tersebut memang dilakukan internal PDI-P, tetapi hal itu dilakukan untuk memetakan kekuatan. Dengan mengetahui peta kelemahan itu, PDI-P akan bergerak untuk menutupi kekurangan yang ada, jadi bukan sekadar mencari tahu elektabilitas calon yang diajukan.

Menurut Hasanudin, hingga saat ini upaya pemenangan Rieke-Teten sudah dilakukan sedemikian rupa. Ia menyatakan bahwa mesin partai berjalan baik dengan bergeraknya para relawan Rieke-Teten dan respons dari publik pun baik. Dengan kondisi seperti itu, Hasanudin menuturkan pihaknya menargetkan kemenangan. "Yang penting menang. Mau satu, dua, atau tiga putaran berapa saja," kata anggota Komisi I DPR ini.

Dalam survei yang dilakukan Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia, pasangan calon Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zainal Lan muncul sebagai pemenang Pilkada Jawa Barat 2013. Berdasarkan hasil survei itu, pasangan calon Dede-Lex berpeluang memperoleh suara terbanyak, yakni 35,3 persen. Kandidat Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar berada di posisi kedua dengan 27,4 persen, kemudian Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (13,2 persen).

Adapun dua pasang calon lain, yakni Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim serta Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, mendapatkan suara yang tidak signifikan. Penyebabnya adalah empat nama tersebut tidak banyak dikenal masyarakat yang disimpulkan melalui jawaban 440 responden.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau