JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tak mau terlalu berpatokan pada hasil survei pasangan calon dan wakil Gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki. Selama ini, elektabilitas Rieke-Teten tak pernah berada di puncak.
"Jangan melihat hasil survei lah karena survei-survei itu seperti di Jakarta tidak terbukti. Kami tidak terpengaruh karena antara survei dengan realitas berbeda," ujar Ketua DPD PDI-P Jawa Barat TB Hasanudin, Rabu (13/2/2013) di Gedung Kompleks Parlemen Senayan.
Ia mengatakan, survei tersebut memang dilakukan internal PDI-P, tetapi hal itu dilakukan untuk memetakan kekuatan. Dengan mengetahui peta kelemahan itu, PDI-P akan bergerak untuk menutupi kekurangan yang ada, jadi bukan sekadar mencari tahu elektabilitas calon yang diajukan.
Menurut Hasanudin, hingga saat ini upaya pemenangan Rieke-Teten sudah dilakukan sedemikian rupa. Ia menyatakan bahwa mesin partai berjalan baik dengan bergeraknya para relawan Rieke-Teten dan respons dari publik pun baik. Dengan kondisi seperti itu, Hasanudin menuturkan pihaknya menargetkan kemenangan. "Yang penting menang. Mau satu, dua, atau tiga putaran berapa saja," kata anggota Komisi I DPR ini.
Dalam survei yang dilakukan Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia, pasangan calon Dede Yusuf Macan Effendi-Lex Laksamana Zainal Lan muncul sebagai pemenang Pilkada Jawa Barat 2013. Berdasarkan hasil survei itu, pasangan calon Dede-Lex berpeluang memperoleh suara terbanyak, yakni 35,3 persen. Kandidat Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar berada di posisi kedua dengan 27,4 persen, kemudian Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (13,2 persen).
Adapun dua pasang calon lain, yakni Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim serta Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, mendapatkan suara yang tidak signifikan. Penyebabnya adalah empat nama tersebut tidak banyak dikenal masyarakat yang disimpulkan melalui jawaban 440 responden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang