Ini Cara BlackBerry Hadirkan Ponsel BB10 Murah

Kompas.com - 19/02/2013, 08:59 WIB

WATERLOO, KOMPAS.com — Saat meluncurkan BlackBerry 10, BlackBerry juga ikut memperkenalkan dua ponsel dengan sistem operasi tersebut, BlackBerry Z10 dan Q10. Dua ponsel yang kemungkinan besar akan dibanderol mahal di kisaran Rp 7 juta tersebut akan dirilis pada Maret dan Juni tahun 2013 ini.

Yang menjadi pertanyaan, kapan BlackBerry akan meluncurkan perangkat BlackBerry 10 dengan harga murah.

"Kami (BlackBerry 10) tak akan memasuki segmen entry-level untuk beberapa lama, yang jelas bukan tahun ini," ungkap Managing Director BlackBerry Eropa Stephen Bates saat diwawancara beberapa waktu yang lalu.

CEO BlackBerry Thorsten Heins pun mengeluarkan sebuah pernyataan yang seakan mengamini pernyataan koleganya tersebut, seperti dilaporkan wartawan KompasTekno, Reza Wahyudi, dari markas besar BlackBerry di Waterloo, Kanada, Rabu (13/2/2013).

Heins mengatakan, ia ingin melihat "portofolio produk BlackBerry 10", selain BlackBerry Z10 dan BlackBerry Q10 dengan keyboard QWERTY fisik, termasuk di dalamnya "perangkat mid-tier" dan juga "perangkat entry-level" di beberapa pasar.

Namun, menghadirkan ponsel BlackBerry 10 dengan harga yang murah dalam waktu dekat masih belum memungkinkan.

"Jika Anda memikirkan tentang resolusi layar, prosesor, dan memori yang Anda butuhkan, dan kemudian jalankan matematika (dihitung), kita mungkin tidak akan sampai ke sana dalam enam bulan ke depan," ujar pria berusia 55 tahun kelahiran Jerman ini.

Nah, apa akal BlackBerry agar perangkat BlackBerry 10 dengan harga yang terjangkau dapat segera tersedia?

"Kami menuju penjualan lisensi (untuk perangkat berbiaya murah), " kata Heins pada kesempatan yang sama. "Ini pertanyaan dari model bisnis dan waktu untuk memicu sebuah keputusan, jika dan kapan Anda harus melakukan hal ini."

Jadi, untuk menghadirkan ponsel BlackBerry 10 dengan harga murah, BlackBerry secara tak langsung mempersilakan produsen lain untuk memproduksi perangkat hardware-nya dan membeli lisensi perangkat lunaknya dari BlackBerry.

Kabar produsen ponsel BlackBerry ini akan membuka lisensi sistem operasi BlackBerry 10 untuk dipakai di produsen lain sebenarnya sudah santer terdengar. Sebelum peluncuran BlackBerry 10 pada 30 Januari lalu, Heins pun sempat menyatakan kemungkinan rencana penjualan lisensi ini.

Jadi bersiaplah melihat ponsel-ponsel murah dengan merek Acer, Asus, HTC, Huawei, atau Lenovo yang menggunakan sistem operasi BlackBerry 10 dan tentu saja mempunyai fitur BlackBerry Messenger.

Untuk BlackBerry, ini merupakan kali pertama mereka melepaskan lisensi sistem operasinya. Dapat menjadi sesuatu yang positif jika hal ini memperluas penggunaan BlackBerry 10. Namun, hal itu bisa juga menjadi negatif karena tentu akan mengurangi porsi penjualan perangkat BlackBerry 10 buatannya sendiri.

Strategi yang dilakukan BlackBerry ini mirip yang dilakukan Google dengan Android-nya dan sudah terbukti sukses. Apakah BlackBerry akan sesukses Android?

Berita-berita lain seputar BlackBerry 10 dapat diikuti di liputan khusus KompasTekno dari tautan berikut ini atau tautan ini untuk akses dari ponsel/tablet.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau