Politik

Hasil Survei Jeblok, PPP Fokus Konsolidasi

Kompas.com - 20/02/2013, 17:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan tak menghiraukan beberapa hasil survei yang menyatakkan elektabilitas partai berada di posisi rendah. PPP tetap fokus pada konsolidasi partai menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

"PPP lebih memilih concern saja untuk konsolidasi ke bawah, memperkuat basis-basis sambil menambah pendukung baru yang lain," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin, di sela-sela diskusi 'Parpol Dari, Oleh, dan Untuk Si (Apa)', di Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Menurut Lukman, hasil survei tidak berdampak besar bagi PPP. Selain itu, kata dia, partainya tak percaya penuh terhadap hasil survei sejumlah lembaga.

"Kita menghormati, tapi PPP tidak terlalu hirau sesungguhnya dengan hasil survei-survei itu, karena, ya kita tahu lah lembaga survei itu kan menjamur banyak sekali. Kita tidak pernah tahu metodologi seperti apa, siapa penyandang dana dan motifnya seperti apa," terangnya.

PPP sendiri telah melakukan survei internal. Namun, Lukman mengatakan, hasil survei internal tak dapat dibeberkannya. Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) PPP masuk dalam tiga terendah yakni hanya mengantongi 2,4 persen suara. Di atas PPP yakni PAN sebesar 2,5 persen, dan di posisi terakhir ditempati oleh PKB sebesar 1,8. Sementara dalam Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), PPP hanya meraih 4,1 persen, disusul PKS 2,7 persen, PAN sebesar 1,5, dan Partai Hanura hanya mengantongi suara 1,4 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau