JAKARTA, KOMPAS.com — Calon Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka menyayangkan masih banyaknya dugaan pelanggaran menjelang bergulirnya waktu Pilkada Jabar. Namun begitu, ia berharap tak ada warga yang tak memilih karena kesalahan teknis. Rieke menyampaikan, dirinya sangat menyoroti banyaknya warga pemilih yang tidak mendapatkan undangan untuk memberikan suara di waktu pemilihan.
Dengan tegas ia menilai itu sebagai kesalahan teknis karena Komisi Pemilihan Umum daerah kurang gesit dalam melakukan sosialisasi bahwa warga bisa menunjukan KTP untuk mendapatkan hak pilihnya. "Saya minta tolong, ini tidak tersosialisasi dengan baik. Saya atas nama konstitusi, yang tidak terdaftar itu bukan salah rakyat. Jangan sampai orang tidak memilih bukan karena alasan politik, tapi golput karena masalah teknis," kata Rieke dalam jumpa pers perkembangan jelang pilkada Jabar di Kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2/2013).
Di luar itu, Rieke juga berharap warga Jabar menentukan hak pilihnya dengan baik dan jernih. Sebab, menurut dia, waktu memilih selama lima menit akan menentukan masa depan Jabar dalam lima tahun ke depan. "Kami berkoalisi dengan rakyat. Kami tidak ingin ada gentong bocor," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meminta warga Jabar memilih dengan baik dan tidak takut dengan tekanan. Hal itu ia katakan untuk mewujudkan hasil pilkada yang kredibel serta membawa Jawa Barat ke arah yang lebih baik.
"Saya meminta rakyat Jabar memilih dengan baik dan tidak harus takut dengan namanya oknum karena mereka seperti buah simalakama. Takut sama siapa? Hantu? Dinding ini sebenarnya berkuping," kata Mega.
Perlu diketahui, pada Minggu (24/2/2013) besok, seluruh warga Jawa Barat akan menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Jawa Barat. Ada lima pasang calon dalam Pilkada Jabar, yakni Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep Nana Suryana Toyib, Irianto MS Syafiuddin-Tatang Farhanul, Dede Yusuf-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang