Golkar Tak Anggap Serius Upaya Demokrat Jegal Ical

Kompas.com - 28/02/2013, 10:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari tak memandang pernyataan tokoh muda Partai Demokrat yang mengungkapkan partai itu hendak menjegal pencalonan Aburizal Bakrie atau Ical sebagai capres hanyalah pandangan pribadi. Golkar, katanya, tidak akan memandang serius pernyataan tersebut.

"Jadi Partai Golkar menganggap pernyataan itu tidak ada. Partai Golkar tidak akan memandang serius," ujar Hajriyanto saat dihubungi, Kamis (28/2/2013).

Menurut Hajriyanto, Golkar selalu memandang partai politik lain sebagai mitra, bukan musuh politik. Pasalnya, di era multipartai seperti saat ini, sulit bagi sebuah partai untuk meraih kemenangan mutlak atau single majority dalam pemilu.

"Akhirnya toh sebuah parpol tidak bisa lain tetap saja harus bekerja sama, berkoalisi, dan bermitra dengan parpol lain untuk bersama-sama membangun negara yang sangat besar dan kompleks ini. Untuk apa suka "nyemplak-nyemplak" (menendang-nendang) parpol lain seperti itu?" tukas Hajriyanto.

Wakil Ketua MPR ini juga mengatakan, Partai Golkar pun tak pernah berencana untuk mencegah kemenangan parpol dan capres lain, apalagi mencegah kemenangan Partai Demokrat atau calon presiden dari partai itu.

"Pada lazimnya, dalam politik kepartaian yang dikenal adalah strategi dan taktik bagaimana memenangkan partainya dan capresnya sendiri dalam pertandingan," kata Hajriyanto.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang
Krisis Demokrat

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau