Seks Ditunda Minimal 2 Bulan Pascapersalinan

Kompas.com - 28/02/2013, 11:44 WIB

KOMPAS.com - Meskipun secara fisik sudah pulih dan masa nifas telah selesai, namun sebagian besar wanita yang baru pertama kali melahirkan (first-time mothers) memilih menunggu minimal 6 minggu sebelum berhubungan seks kembali. Demikian hasil kajian terbaru para ahli yang dimuat dalam International Journal of Obstetrics and Gynaecology.

Tim peneliti dari Australia mengumpulkan data lebih dari 1.500 wanita dan menemukan 41 persen "ibu-ibu baru" ini berupaya melakukan hubungan seks melalui vagina 6 minggu pascapersalinan, 65 persen setelah 8 minggu, 78 persen setelah selama 12 minggu, dan 94 persen sampai 6 bulan.

Meski kebanyakan wanita menunda cukup lama sebelum kembali berhubungan seks melalui vagina, tetapi 53 persen dari mereka mencoba berbagai bentuk aktivitas seksual 6 minggu usai melahikran.

Wanita berusia 30-34 tahun lebih sedikit yang berupaya menyalakan kembali gairahnya dalam periode 6 minggu usai melahirkan dibandingkan dengan para ibu berusia 18-24 tahun.

Wanita yang menjalani operasi caesar atau persalinan dengan bantuan juga cenderung menghindari seks lebih lama dari 6 minggu. Sementara 60 persen wanita yang melahirkan secara normal sudah mulai berintim-intim kembali dengan suaminya dalam 2 bulan pasca melahirkan.

"Yang menarik dari penelitian ini adalah interval yang sangat luas pada para pasangan untuk kembali aktif berhubungan seks pasca melahirkan. Kebanyakan menghindari seks 6 minggu usai persalinan dan tak sedikit yang lebih lama dari itu," kata Stephanie Brown, yang melakukan penelitian ini.

Brown menjelaskan, mengetahui fakta tersebut sangat bermanfaat bagi wanita yang baru akan melahirkan sehingga mereka tak perlu merasa cemas atau bersalah karena menunda seks setelah memiliki bayi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau