Skandal century

Anas Urbaningrum: Data Century Sudah di KPK

Kompas.com - 28/02/2013, 23:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mempersilakan Tim Pengawas (Timwas) Bank Century berkunjung ke kediamannya. Namun, menurut Anas, semua data Century sebetulnya sudah dipegang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Begini, siapa saja sahabat-sahabat yang mau datang ke rumah ya saya terima layaknya sebagai tamu. Tentu saya hormati, tapi saya tidak tahu apa agendanya," ujar Anas kepada Kompas.com, Kamis (28/2/2013).

Tim kecil dari Timwas Century rencananya pekan depan akan berkunjung ke rumah Anas untuk menggali informasi terkait Century. Hal ini menyusul pengakuan Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi yang menyebutkan lembaran kedua Anas adalah mengungkap skandal Century.

Saat ditanyakan lebih lanjut tentang bukti-bukti baru yang akan disampaikan, Anas mengaku data-data terkait Century sebenarnya selama ini sudah dimiliki KPK.

"Wong datane wis diberikan ke KPK. Data-datanya sudah lengkap di KPK," katanya.

"Kasus Century itu dipegang KPK, Pansus, Timwas, semuanya sudah bekerja sama. Bukan Anas," ucapnya lagi.

Anas menyerahkan semua proses penegakan hukum terkait Century kepada KPK. "Saya tidak katakan apakah KPK cepat atau lambat, KPK berani atau kurang berani. Saya serahkan ke KPK karena itu adalah institusi yang bertanggung jawab pada penanganan kasus ini," imbuh Anas.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Apa Kabar Kasus Century?
Skandal Proyek Hambalang
Krisis Demokrat

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau