Ditolak Warga, Polres Garut Kirim 36 Imigran Gelap ke Bogor

Kompas.com - 22/03/2013, 13:37 WIB

GARUT, KOMPAS.com - Polisi Resor Garut telah memulangkan sebanyak 36 imigran gelap asal Pakistan dan Afganistan ke tempat semula di kawasan Puncak, Bogor, Kamis (21/3/2013). Mereka sebelumnya ditangkap di kawasan Pantai Selatan Garut, karena hendak menyeberang menggunakan perahu nelayan ke Australia, Rabu (20/3/2013) malam.

Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi Umar Surya Fana mengatakan, awalnya puluhan imigran itu akan ditampung lebih dulu di penginapan yang ada di Garut. Namun, warga dan pemilik hotel menolak tempatnya dijadikan penampungan para imigran gelap asal Timur Tengah tersebut.

"Kita kembalikan mereka ke Bogor lagi, tempat asalnya sebelum ke Garut," jelas Umar, melalui sambungan telepon, Jumat (22/3/2013) siang.

Para imigran gelap itu sembilan datang dari Pakistan dan 27 orang dari negara Afghanistan. Mereka diamankan polisi di pesisir pantai Rancabuaya, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Rabu (20/3/2013) malam. Semula, mereka berniat menyeberang ke Australia, menggunakan jasa oknum nelayan menggunakan perahu.

"Saya langsung menghubungi Imigrasi pusat setelah penangkapan, ternyata penanganannya oleh Imigrasi daerah," kata Umar.

Umar pun mengaku telah menghubungi International Organization of Migration (IOM), tapi mereka beralasan masih menunggu perintah dari pihak keimigrasian pusat. "Jadi kami akan langsung mengirim kembali ke Bogor, soalnya tidak ada lokasi penampungan di Garut," tegas Umar. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau