Krisis bbm

Jika Tak Bisa Awasi, Hapus Saja BBM Subsidi

Kompas.com - 03/04/2013, 16:33 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Pembatasan dan pengaturan jadwal pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tidak akan banyak mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU.

Harus ada langkah terobosan, misalnya menghapus BBM subsidi. Meski terdengar kejam, tapi itu bisa dicoba pemerintah yang selalu gagal mengawasi penyalahgunaan BBM subsidi.

Rachmad Subiyanto, warga Batakan, Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, mengusulkan agar BBM subsidi dihapuskan saja.

"Kalau mau adil, hapuskan BBM subsidi yang bikin ribet itu. BBM ya BBM, yang harganya sama. Subsidinya dipakai saja untuk perbaikan infrastruktur jalan, sekolah rakyat, atau untuk program ke masyarakat berpenghasilan rendah," katanya, Rabu (3/4/2013).

Sifura Yuli Astuti, warga Perumahan Pesona Mediterania, Balikpapan Baru, Balikpapan Utara, juga berpendapat senada.

"Tidak usah ada BBM subsidi, toh sebagian yang menikmati juga pemilik mobil-mobil mewah. Kalau pemerintah tetap mau menerapkan BBM subsidi, ya sediakan badan pengawasnya dan petugas di SPBU yang diberi wewenang menindak langsung pelanggaran," kata ibu dua anak ini.

Antrean panjang kendaraan mendapat BBM subsidi, terutama solar, menjadi pemandangan sehari-hari di SPBU-SPBU di Balikpapan, terutama sejak dua tahun terakhir.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau