5 Ponsel Android Murah

Kompas.com - 04/04/2013, 14:22 WIB

Oleh: Firman Nugraha*

KOMPAS.com — Melihat perkembangan ponsel berbasis Android di Indonesia itu menarik menurut saya. Kini, banyak vendor ponsel berbasis Android yang berlomba-lomba mengeluarkan ponsel berbasis Android yang murah (bahkan sangat murah) di Indonesia.

Sebut saja Nexian, Smartfren, Lenovo, HTC, dan banyak lainnya yang turut mengeluarkan ponsel berbasis Android yang murah di Indonesia.

Untuk mempermudah pembaca untuk melihat ponsel-ponsel berbasis Android murah dan berkualitas mana saja yang menarik untuk dibeli, saya telah mengumpulkan lima ponsel berbasis Android yang menurut saya murah dan berkualitas. Berikut adalah kelima ponsel tersebut.

1. Nexian Mi230 Xplorer Hawk
    
Ini mungkin ponsel berbasis Android yang paling murah di Indonesia yang pernah saya temukan. Harga ponsel keluaran Nexian ini hanya Rp.499.000. Walaupun murah sekali harganya, ponsel ini sudah dilengkapi dengan prosesor 1 GHz, dual SIM GSM, serta kamera depan dan belakang.

Namun, perlu dicatat ponsel ini tidak mendukung konektivitas 3G yang berarti kita tidak akan mendapatkan konektivitas data yang cepat melalui jaringan operator seluler. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan konektivitas WiFi yang tersedia di ponsel ini.

Melihat harganya yang sangat murah ini jangan berekspektasi terlalu tinggi tentang performa yang ditawarkan. Bisa dibilang ponsel ini cukup berkualitas jika melihat harganya yang sangat murah.
    
2. Smartfren Andromax i

Ponsel berbasis Android dari Smartfren ini cukup membuat saya terkejut ketika dirilis pada akhir tahun 2012 lalu. Harga yang ditawarkan tergolong murah (Rp 1.199.000) jika melihat spesifikasi ponsel yang ditawarkan.

Ponsel ini sudah dilengkapi dengan dual SIM CDMA-GSM, prosesor 1 GHz berinti dua, layar LCD WVGA 4 dengan teknologi IPS, Android versi Ice Cream Sandwich, dan banyak lainnya.

Ponsel ini sempat saya coba dan performanya pun cukup bagus. Sisi tampilan ponsel pun terlihat menarik. Namun, performanya pasti akan menurun ketika pengguna sudah meng-install banyak aplikasi di ponsel ini.

3. Smartfren Andromax U

Ponsel berbasis Android dari Smartfren ini belum lama umurnya karena baru dirilis di awal tahun 2013 ini. Melihat spesifikasi, desain ponsel, dan harga yang ditawarkan (Rp 1.599.000) membuat ponsel ini pilihan yang menarik.

Dari sisi desain, saya sempat melihat langsung ponsel ini dan menurut saya desain ponselnya tidak terkesan seperti ponsel murah meriah, bahkan terkesan seperti ponsel mahal.

Spesifikasi ponsel yang ditawarkan pun cukup tinggi seperti dual SIM CDMA-GSM, prosesor 1,2 GHz berinti dua, dan sudah menggunakan Android versi Ice Cream Sandwich yang bisa diperbarui ke versi Jelly Bean.

Namun, dari beberapa pengalaman orang-orang yang menggunakan ponsel ini, ponsel ini terkadang suka bermasalah sendiri, seperti tiba-tiba mati dan tidak dapat dihidupkan lagi.

4. Lenovo P700i

Awalnya saya cukup terkejut ketika Lenovo aktif mempromosikan ponsel berbasis Android mereka di Indonesia karena seperti yang kita ketahui Lenovo lebih dikenal sebagai produsen laptop di Indonesia. Salah satu ponsel berbasis Android terbaru dari Lenovo ada Lenovo P700i.

Ponsel ini cukup bagus walaupun Lenovo bisa dibilang masih pemain baru di ranah ponsel. Ponsel ini dilengkapi dengan dual SIM GSM, prosesor 1 Ghz berinti dua, dan Android versi Ice Cream Sandwich. Namun sayang, ponsel ini terasa agak tebal di tangan dan tidak terdapat lampu flash di kameranya. Harga: Rp 1.999.000.
    
5. HTC One V

Jika ingin ponsel berbasis Android yang benar-benar berkualitas dan tidak terlalu mahal, HTC One V menurut saya adalah pilihan yang paling bagus. Memang harganya (Rp.2.005.000) tidak semurah ponsel-ponsel lain yang berbasis Android, seperti Smartfren Andromax U dan spesifikasi teknis yang ditawarkan pun sebetulnya lebih rendah.

Namun, HTC One V dengan spesifikasi teknis yang standar untuk ponsel murah bukan berarti performanya tidak bagus. Beberapa kali saya mencoba ponsel ini dan performa yang ditawarkan pun bisa dibilang bagus.

Selain performa yang bagus, kualitas bahan ponselnya pun bagus serta bentuk ponselnya enak untuk dipegang karena tidak terlalu besar. Walaupun harganya tergolong murah, HTC tidak mengorbankan kualitas ponsel.

Jika pembaca ada rekomendasi ponsel berbasis Android lainnya yang murah dan juga berkualitas, pembaca bisa menulisnya di kolom komentar. (TeknoJurnal)

*Firman Nugraha adalah salah satu pendiri TeknoJurnal (www.teknojurnal.com). Sebelumnya adalah seorang programmer aplikasi mobile di salah satu perusahaan ponsel di Indonesia dan kini pindah haluan menjadi pengusaha dan penulis di bidang teknologi informasi.

Di luar programming, dia juga suka ngobrol bersama para pengembang aplikasi, bermain video game dan mencari tempat-tempat eksotis di berbagai belahan dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau