Siswa Tersandung Hukum Bisa Ikut UN, Dijamin!

Kompas.com - 12/04/2013, 16:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menjamin siswa SMA dan SMK sederajat yang tersangkut masalah hukum dan sedang mengandung, dapat mengikuti Ujian Nasional (UN). UN itu rencananya akan dilaksanakan mulai 15 April hingga 18 April 2013.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, UN bisa terlaksana atas dasar niat peserta didik. "Dengan catatan atas niat dan kemauan sang siswa, mau di lokasi situ atau mau susulan. Pilihan semua ada di dia dan kita akan memberi fasilitas dan layanan," kata Taufik, seusai pembagian Kartu Jakarta Pintar (KJP) di SMK 16 Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2013).

Ia berjanji Disdik DKI akan langsung mendatangi siswa yang akan mengikuti UN walaupun berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP). Selain LP, Disdik DKI juga akan mendatangi siswa yang sedang dirawat di rumah sakit atau mendatangi lokasi yang sulit ditempuh karena siswa itu sakit.

"Kalau ada siswa yang ada di tahanan kepolisian kita datangi, begitu juga untuk siswa yang ada di LP dan dirawat di RS akan kita datangi. Tapi kalau mereka ingin ikut susulan, juga akan kita layani," kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga itu.

Ia mengakui, saat ini, memang ada siswa yang sedang menjalani proses hukum dan juga harus mengikuti UN. Namun, Taufik enggan menjelaskan lebih lanjut data jumlah siswa yang sedang tersandung proses hukum tersebut.

Walaupun misalnya, siswa yang sedang bermasalah itu jumlahnya mencapai ratusan, Disdik DKI menjamin tidak akan melarang dan membatasi hak siswa untuk mendapatkan pendidikan dan mendapatkan fasilitas UN.

UN untuk tingkat SMA dan SMK akan digelar selama empat hari dari 15-18 April. Sementara kelulusan diumumkan pada 24 Mei 2013. Di seluruh wilayah DKI, ada 127.000 siswa peserta UN yang berasal dari 1.079 sekolah, yaitu 499 SMA dan 580 SMK.

Pada tahun lalu, tingkat kelulusan untuk SMA/MA mencapai 99,65 persen atau sebanyak 54.276 siswa dinyatakan lulus dari jumlah peserta sebanyak 54.466 siswa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau