Saksi Kasus Cebongan Tak Perlu Takut Hadiri Persidangan

Kompas.com - 30/05/2013, 18:09 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Para saksi kasus penyerangan Lapas Kelas IIB Cebongan Sleman diharapkan tidak takut dan tetap hadir di persidangan meski yang dihadapi merupakan anggota Kopassus.

Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjen TNI Adi Widjaja mengatakan, keamanan para saksi sudah pasti akan dijamin. Pihaknya juga akan menyiapkan tim agar para saksi merasa aman dan nyaman.

"Pengamanan akan dilakukan mulai perjalanan dari Lapas menuju pengadilan, saat sidang dan kembali lagi ke lapas," terangnya saat dihubungi, Kamis (30/5/2013).

Sementara itu Kepala Tata Usaha Urusan Dalam (Kataud) Pengadilan Militer II - 11 Yogyakarta, Kapten (Sus) Aulisa Dandel mengungkapkan, meskipun yang dihadapi anggota Kopassus namun para saksi tidak perlu takut karena sudah pasti mendapat perlindungan.

"Tidak perlu takut karena ada jaminan perlindungan saksi," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa perlindungan diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban Nomor 13 tahun 2006. Sementara, untuk terdakwa, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Pasal 50 sampai 68.

Aulisa mengharapkan, dalam persidangan nanti, 42 orang saksi bersedia hadir dan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

"Diusahakan semuanya datang, kecuali mereka ada alasan lain sehingga tidak bisa datang," katanya.

Rencananya, persidangan kasus Cebongan akan digelar di Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta dan berkas perkaranya saat ini masih berada di Oditurat Militer (Otmil) Yogyakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau