Kilas

MXGP Digelar, Semarang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Kompas.com - 04/07/2018, 21:26 WIB


KOMPAS.com - Dua hari lagi perhelatan akbar berskala internasional digelar di Semarang. Seluruh pihak bersiap menyambut kejuaraan Motorcross Grand Prix MXGP Seri ke-13 yang berlangsung pada 6-8 Juli 2018 di Sirkuit BSB City Mijen.

Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama Satlantas Kota Semarang melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas di sekitar wilayah Mijen saat MXGP berlangsung.

Dari Semarang menuju Boja, setelah bundaran BSB City, yang semula melintasi lajur terpisah, akan disatukan dengan lajur dari arah Boja Ke Semarang.

Dengan begitu, lajur dari boja yang semula searah, sementara berubah menjadi 2 arah sampai dengan PT Kubota.

Baca juga: Semarang Siap Gelar Kejuaraan MXGP 2018

Masyarakat diimbau untuk mengikuti pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Pra-event dimulai pada Kamis (5/7/2018) yang bertajuk Rolling Thunder yaitu pawai dari para crosser Indonesia yang telah berkiprah di tingkat internasional.

Mereka akan diarak dari sirkuit BSB City Mijen menuju Balaikota. Sesampainya di balaikota, para crosser akan mempertontonkan atraksi free style.

Warga Kota Semarang bisa menyaksikan atraksi tersebut tanpa membayar alias gratis.

Baca juga: MXGP Semarang Diprediksi Jadi Event Motocross Paling Ramai di Asia

Keesokan harinya, Jumat (6/7/2018) seluruh peserta akan melakukan Meet and Greet di Hotel Gumaya yang dihadiri pula oleh Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Forkopimda Kota Semarang, dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Pada hari kedua, akan diselenggarakan kualifikasi seri balapan nasional dan internasional mulai pukul 12.00 WIB. Sementara, seri balapan utama MXGP akan disajikan pada hari ketiga.

Penonton dapat mulai masuk ke arena sejak pukul 10.00 WIB untuk melihat-lihat pameran motor pabrikan yang mengikuti event MXGP.

Terkait tiket masuk untuk menonton kejuaraan tersebut, meski beberapa kelas telah habis terjual di beberapa jalur pembelian tiket seperti tiket.com.

Namun, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan jika tiket MXGP masih banyak yang tersedia, terkhusus untuk tiket on the spot melalui ticket box di lokasi.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau