Advertorial

Wujudkan Universal Coverage Jamsostek, Pemkab Balangan Tegaskan Komitmen Perlindungan Menyeluruh bagi Pekerja

Kompas.com - 07/10/2025, 21:29 WIB

KOMPAS.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menyeluruh bagi seluruh lapisan pekerja.

Langkah progresif menuju Universal Coverage Jamsostek itu sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden untuk mewujudkan masyarakat mandiri, sejahtera, dan terlindungi.

Komitmen tersebut telah diimplementasikan melalui regulasi daerah, yakni Peraturan Bupati (Perbup) Balangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kehadiran Perbup itu menjadi tonggak penting yang mengatur kepesertaan, pendaftaran, manfaat program—termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)—hingga mekanisme penganggaran iuran.

Melalui Perbup tersebut, Pemkab Balangan melindungi pekerja penerima upah (pegawai pemerintah daerah, pemerintah desa, dan sektor swasta) serta kelompok Pekerja Rentan di sektor informal.

Adapun kelompok Pekerja Renta terdiri dari pekerja informal dengan penghasilan pas-pasan. Maka dari itu, pembayaran iuran kelompok ini akan ditanggung pemerintah daerah (pemda).

Salah satu fokus utama program tersebut adalah memastikan Pekerja Rentan mendapatkan perlindungan.

Manfaat program itu pun mulai terasa. Hal ini tecermin dari klaim manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Balangan yang meningkat signifikan dari tahun ke tahun.

Hingga April 2025, total klaim yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta dan ahli waris telah mencapai nilai miliaran rupiah.

Untuk diketahui, pada Juni 2024, Bupati Balangan H Abdul Hadi menyerahkan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris Pekerja Rentan.

Langkah itu menegaskan eratnya kerja sama Pemkab Balangan dengan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus menunjukkan peran jaminan sosial dalam mencegah kemiskinan baru akibat risiko sosial-ekonomi, seperti kecelakaan kerja atau meninggalnya tulang punggung keluarga.

Abdul pun menegaskan kembali komitmen pemda dalam melindungi masyarakat. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial adalah investasi penting bagi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas daerah.

Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Balangan.

“Perlindungan ini bukan sekadar bantuan, melainkan hak dasar setiap pekerja. Jika tulang punggung keluarga meninggal dunia atau mengalami kecelakaan saat bekerja, keluarga tidak boleh kehilangan tumpuan,” ungkapnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (7/10/2025).

Dengan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, imbuhnya, ahli waris dapat memanfaatkannya sebagai modal usaha untuk membangun kembali ekonomi keluarga.

Lebih lanjut, Bupati Abdul menyebut bahwa inisiatif tersebut juga menjadi bagian integral dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Balangan.

“Dukungan penuh Pemkab Balangan terhadap optimalisasi Universal Coverage Jamsostek diharapkan mempercepat terwujudnya masyarakat Balangan yang mandiri, sejahtera, dan terlindungi, serta sekaligus berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Maju,” tuturnya.

Pemkab Balangan pun berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, validasi data bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta BPJS Ketenagakerjaan terus dilakukan untuk mengatasi data yang tidak valid serta memastikan target pendaftaran tercapai.

Dengan begitu, seluruh pekerja di Kabupaten Balangan dapat memperoleh hak perlindungan.

Inisiatif Kabupaten Balangan itu pun menjadi praktik baik pemda dalam menggunakan kewenangannya untuk menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau