Jaringan Solo Besar
Tersangka teroris yang tertembak di Solo, Farhan dan Mukhsin, termasuk kelompok jaringan teroris besar dan berbahaya.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Genjot Pembayaran Digital, 20 Pasar di Jakarta Ditargetkan Beralih ke QRIS dalam 3 Bulan
Genjot Pembayaran Digital, 20 Pasar di Jakarta Ditargetkan Beralih ke QRIS dalam 3 Bulan
Megapolitan
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Barat 6-12 April 2026, Ini Wilayah yang Terdampak
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Barat 6-12 April 2026, Ini Wilayah yang Terdampak
Bandung
Banjir Terjang Sejumlah Wilayah Sepekan Terakhir, dari Jembrana hingga Bogor
Banjir Terjang Sejumlah Wilayah Sepekan Terakhir, dari Jembrana hingga Bogor
Nasional
Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Buleleng, Sita 1 Kg Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar
Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Buleleng, Sita 1 Kg Sabu Senilai Rp 2,5 Miliar
Regional
BMKG Sebut El Nino Buat Kemarau di Bangkalan-Sampang Lebih Kering Tahun Ini
BMKG Sebut El Nino Buat Kemarau di Bangkalan-Sampang Lebih Kering Tahun Ini
Surabaya
PJJ untuk Mahasiswa Semester 5 ke Atas, Bagaimana dengan Praktik Kedokteran?
PJJ untuk Mahasiswa Semester 5 ke Atas, Bagaimana dengan Praktik Kedokteran?
Nasional
Sahroni Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat 'Abuse of Power' dan 'Hengky-Pengky'
Sahroni Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat "Abuse of Power" dan "Hengky-Pengky"
Nasional
SBY Ceritakan Pengalamannya di PBB, Investigasi Pelanggaran Gencatan Senjata
SBY Ceritakan Pengalamannya di PBB, Investigasi Pelanggaran Gencatan Senjata
Nasional
Cerita Suwandi, Perantau Jawa yang Menenun Asa dari Berjualan Pentol di Samarinda, Modal Nekat dan Terimpit Utang
Cerita Suwandi, Perantau Jawa yang Menenun Asa dari Berjualan Pentol di Samarinda, Modal Nekat dan Terimpit Utang
Regional
Meski Masuk Awal Musim Kemarau, NTB Masih Berpotensi Hujan hingga 12 April
Meski Masuk Awal Musim Kemarau, NTB Masih Berpotensi Hujan hingga 12 April
Regional
Pemkab Gunungkidul Kaji Penerapan WFH, Bupati Bakal Pantau Pergerakan ASN
Pemkab Gunungkidul Kaji Penerapan WFH, Bupati Bakal Pantau Pergerakan ASN
Yogyakarta
Bus Tetap Dipakai meski Rem Bermasalah, Berakhir Terguling dan 1 Orang Tewas
Bus Tetap Dipakai meski Rem Bermasalah, Berakhir Terguling dan 1 Orang Tewas
Regional
Pemkot Bandung Perluas Program Padat Karya 2026, Targetkan Serap 4.600 Warga di 92 Lokasi
Pemkot Bandung Perluas Program Padat Karya 2026, Targetkan Serap 4.600 Warga di 92 Lokasi
Bandung
Harta Kekayaan Kajari Karo Danke Rajagukguk Minus Rp 140,4 Juta, Utang Lebih Besar dari Aset
Harta Kekayaan Kajari Karo Danke Rajagukguk Minus Rp 140,4 Juta, Utang Lebih Besar dari Aset
Nasional
Pejabat di Pemkot Mataram Uji Coba Naik Sepeda ke Kantor, Berlaku untuk Radius 5 Km
Pejabat di Pemkot Mataram Uji Coba Naik Sepeda ke Kantor, Berlaku untuk Radius 5 Km
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau