Petani Tepi KBT, Panen di Atas Tanah Gusuran
Banyak warga yang terkena gusuran proyek Banjir Kanal Timur BKT masih memanfaatkan lahan di tepi BKT untuk menanam ubi dan kacang-kacangan.
Kembali ke artikel...
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Video pilihan
Lihat Semua
Laporkan komentar
Akun Terdeteksi Anonim
Kami mendeteksi email anonim pada akunmu. Untuk berkomentar, mohon gunakan email yang valid.

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke

Terkini Lainnya

Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI: 20 Mahasiswi dan 7 Dosen
Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI: 20 Mahasiswi dan 7 Dosen
Megapolitan
Kasus 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan, Waka Komisi X: Harus Ditindak Tegas
Kasus 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan, Waka Komisi X: Harus Ditindak Tegas
Nasional
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan, Ini Rinciannya
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diluncurkan, Ini Rinciannya
Megapolitan
Siapa Fahmi Adam? Ketua DPRD Gowa yang Dilantik di Usia 25 Tahun
Siapa Fahmi Adam? Ketua DPRD Gowa yang Dilantik di Usia 25 Tahun
Regional
Polisi Gagalkan Penyelundupan 157 Ballpress Barang Impor dari Timor Leste ke NTT
Polisi Gagalkan Penyelundupan 157 Ballpress Barang Impor dari Timor Leste ke NTT
Regional
Kematian Bripda Natanael di Mess Polda Kepri Dilaporkan ke Propam, Keluarga: Tak Boleh Ada yang Ditutupi
Kematian Bripda Natanael di Mess Polda Kepri Dilaporkan ke Propam, Keluarga: Tak Boleh Ada yang Ditutupi
Regional
Buntut Rombongan Berhenti di Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik, Propam Periksa Anggota Patwal
Buntut Rombongan Berhenti di Jalur Ekstrem Sitinjau Lauik, Propam Periksa Anggota Patwal
Regional
Cerita Warga Badran Manfaatkan Mata Air di Sungai Winongo
Cerita Warga Badran Manfaatkan Mata Air di Sungai Winongo
Yogyakarta
Luthfi Harap 19.022 Koperasi Aktif di Jateng Bantu Bebaskan Warga dari Jeratan Rentenir
Luthfi Harap 19.022 Koperasi Aktif di Jateng Bantu Bebaskan Warga dari Jeratan Rentenir
Regional
Tawuran Remaja di TMII, Bawa Sajam hingga Bikin Pengendara Menepi
Tawuran Remaja di TMII, Bawa Sajam hingga Bikin Pengendara Menepi
Megapolitan
Komdigi: TikTok Telah Patuhi Aturan PP Tunas soal Pembatasan Usia 16 Tahun
Komdigi: TikTok Telah Patuhi Aturan PP Tunas soal Pembatasan Usia 16 Tahun
Nasional
Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK Soal Pencemaran Nama Baik
Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK Soal Pencemaran Nama Baik
Nasional
Menkop: Kenaikan Harga Barang Itu Biasa, Kita Harus 'Aware'
Menkop: Kenaikan Harga Barang Itu Biasa, Kita Harus "Aware"
Regional
Eks Pejabat Sebut Chromebook Era Nadiem Didesain Bisa Diakses Daerah Terpencil
Eks Pejabat Sebut Chromebook Era Nadiem Didesain Bisa Diakses Daerah Terpencil
Nasional
Tiga Jaksa di Banten Didakwa Peras Warga Korsel Rp 1,2 Miliar
Tiga Jaksa di Banten Didakwa Peras Warga Korsel Rp 1,2 Miliar
Regional
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Pin Komentarmu 🎉
Ingin komentarmu tampil teratas? Kirimkan Apresiasi Spesial dan komentarmu berpeluang jadi sorotan.
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau