ADI SUCIPTO KISSWARA
Mata Joko Waluyo (32) berkaca-kaca, bahkan air matanya menetes seusai mengikuti shalat Id di Kapal Musthika Kencana, Rabu (1/10).
Joko yang bekerja sebagai kru kapal itu merasakan kegetiran. Ia tidak bisa merayakan Lebaran sebagai hari kemenangan bersama orang-orang tercintanya.
”Anak saya lagi lucu-lucunya. Umurnya baru tiga tahunan,” tuturnya dengan mata berkaca.
Hati Joko berdesir sejak kumandang takbir pada malam Lebaran. Joko selalu ingat istri dan anaknya.
”Sedih kalau ditanya anak, ayah kapan pulang,” katanya.
Ainul (28) mengalami kepedihan sama. Ia bekerja di kapal sudah delapan tahun. Sudah enam kali Lebaran tidak pernah Lebaran di rumah.
”Anak saya selalu menanyakan kapan pulang,” tutur pria asal Cirebon itu.
Hal yang sama dialami Sunaryo yang sudah 11 tahun bekerja di dunia perkapalan. Saat neneknya meninggal, 20 September, ia bahkan tidak bisa pulang untuk ikut dalam prosesi pemakaman.
Para awak kapal ini, kemarin, shalat Id di kapal karena harus sudah siap berlabuh pada pukul 05.00. Shalat Id di KM Musthika Kencana dilaksanakan di depan ruang kantin. Para karyawan yang semuanya laki-laki itu pun khidmat dan khusyuk menggemakan takbir sebelum shalat Id dimulai.
Sebaliknya, para kru kapal tanker justru diangkut dengan perahu mesin menuju tanah lapang dekat dermaga kapal pesiar di Pulo Merak. Kru kapal tanker tidak mungkin shalat Id di kapal karena jumlahnya sedikit.
Seusai shalat Id para awak kapal itu berdiri membentuk lingkaran dan secara bergiliran berjalan memutar bersalaman, mengucapkan selamat Lebaran dan saling memaafkan.
Mereka bercanda sambil menepuk pundak temannya sebagai ungkapan rasa akrab. Para awak kapal ini merayakan kemenangan.
Semua ingin kembali fitri, menyucikan hati setelah ditempa dengan puasa sebulan lamanya. Kesucian itu diharapkan terjaga hingga Lebaran berikutnya.
Selamat Idul Fitri, minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin....
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang