Roma Bekuk Fiorentina 3-1 di Olimpico

Kompas.com - 21/09/2009, 03:38 WIB

ROMA, KOMPAS.com — AS Roma mencatatkan kemenangan 3-1 atas Fiorentina dalam lanjutan Serie A, di Stadion Olimpico, Minggu (20/9). Setelah sempat terjerembap di zona degradasi, mereka pun beringsut naik ke posisi 11 dengan koleksi enam poin.

Kemenangan itu boleh dianggap sebagai respons AS Roma menyusul kekalahan 0-2 dari FC Basel di pentas Liga Champions, Rabu (16/9). Saat itu, sejumlah penggawa Roma mengatakan, kekalahan diakibatkan oleh hilangnya semangat juang.

Rasa kecewa akibat kalah di laga itu memacu motivasi pemain untuk meraih hasil lebih baik. Menghadapi Fiorentina, Roma bermain dengan ambisi dan penuh kepercayaan diri. Hasilnya, mereka mampu mendominasi laga sejak awal. Dalam sepuluh menit pertama saja, mereka mampu membuat tiga tembakan tepat ke gawang melalui John Arne Riise, Totti, dan Marco Casetti. Sayangnya, tembakan mereka belum mampu mengatasi refleks kiper Fiorentina, Sebastian Frey.

Meski gagal, Roma berusaha mempertahankan tensi serangan mereka. Desakan tuan rumah merusak konsentrasi Fiorentina dan mereka pun mulai melakukan kesalahan. Alessandro Gamberini melakukan handsball di kotak penalti ketika sedang mengadang laju Mirko Vucinic. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Totti yang dipercaya mengeksekusi penalti menunaikan tugas dengan baik. Dengan dingin, ia mengirim bola ke sudut kanan atas gawang Frey. Meski Frey bisa membaca arah bola, gerakannya kalah cepat dari laju bola.

Lima menit kemudian, Totti kembali menjebol gawang Frey dan membawa timnya unggul 2-0. Saat itu, memanfaatkan kekacauan di kotak penalti, ia berhasil mengirim bola ke tengah gawang Frey.

Sepasang gol Totti memicu semangat Roma. Mereka pun bermain lebih agresif mengincar jaring lawan. Akhirnya, pada menit ke-40, Daniele De Rossi memastikan keunggulan 3-0 untuk Roma, setelah berhasil meloloskan umpan Totti ke dalam gawang Frey.

Fiorentina sendiri juga bukannya tanpa peluang. Pada menit kedua, mereka sebetulnya sudah bisa unggul melalui Alessandro Gamberini. Sayangnya, tandukannya ke arah tengah atas gawang masih bisa ditangkap Julio Sergio.

Ketika sudah dalam keadaan tertinggal 0-2 pun, mereka masih berusaha menyerang dan bisa membuat ancaman. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka harus rela menutup babak pertama dengan kekalahan 0-3.

Memasuki babak kedua, Roma melanjutkan dominasinya. Kali ini, mereka mendapat perlawanan keras dari Fiorentina. Namun, meski tak semudah babak pertama, mereka masih mampu mengendalikan permainan.

Roma memang sempat tertekan oleh Fiorentina di sepuluh menit pertama babak kedua. Namun, setelah itu mereka kembali menentukan arah angin. Mereka pun kembali menghujani gawang lawan dengan tembakan-tembakan berbahaya.

Kepiawaian Frey mengandaskan tembakan-tembakan John Arne Riise, Stefano Okaka, dan Rodrigo Taddei membuat Roma semakin gemas dan penasaran. Mereka pun meningkatkan intensitas serangan untuk memperbesar peluang gol.

Terlalu asik menyerang, Roma lengah mewaspadai pergerakan lawan. Mereka pun harus membayar mahal kesalahan itu dengan bobolnya gawang Sergio oleh Alberto Gilardino di menit ke-84.

Gol bermula dari kesalahan Simone Perotta ketika melakukan back pass. Gilardino yang berada di dekatnya pun langsung menyambar bola, menggiringnya ke kotak penalti, dan menembakkan bola sudut kanan bawah gawang Sergio.

Gol itu memicu semangat tempur "La Viola". Melupakan kelelahan, mereka pun meningkatkan tempo permainan. Namun, belum lagi usaha mereka mendapat hasil yang diharapkan, Rizzoli sudah meniup peluit tanda berakhir pertandingan. Fiorentina pun pulang dengan tangan kosong.

Susunan pemain:
Roma:
Sergio; Burdisso, Juan, Riise, Cassetti; De Rossi, Perrotta, Taddei, Pizarro (Faty  68); Vucinic (Okaka  57), Totti
Fiorentina: Frey; Dainelli, Gamberini, Pasqual, Comotto; Montolivo (Donadel  67), Zanetti, Marchionni, Santana (Jorgensen  60); Mutu (Jovetic  61), Gilardino

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau