JOHANNESBURG, MINGGU -
Setelah Ghana dan Pantai Gading lolos, Zona Afrika tinggal menyisakan tiga tiket Piala Dunia 2010. Kamerun mengalami transformasi positif setelah ditangani pelatih asal Perancis,
Pada partai Sabtu lalu, mereka tanpa ampun menyikat Togo yang diperkuat pemain terbaik Afrika dan striker Manchester City, Emmanuel Adebayor. Diawali gol gelandang Geremi Njitap pada menit ke-32, Kamerun memperbesar kemenangan lewat Jean Makoun dan Achille Emana di babak kedua.
Makoun menceploskan gol setelah mendapat umpan striker Inter Milan, Samuel Eto’o, yang melewati empat bek tim tamu. Emana memperdayai kiper Togo, Kodjovi Obilale, dengan tendangan mendatar.
Namun, Kamerun mendapat tantangan dari Gabon yang menang 3-1 atas Maroko, Sabtu lalu. Pada laga itu, Gabon mendapat ”hadiah gol bunuh diri” Hicham Mahdoufi beberapa saat menjelang turun minum.
Di babak kedua, mereka memperbesar kemenangan melalui gol Eric Mouloungou dan Daniel Cousin. Maroko mempertipis kekalahan lewat gol Adel Taarabt, satu menit menjelang pertandingan bubar.
Selain Kamerun, tiga tiket itu juga menjadi rebutan Mesir dan Aljazair di Grup C serta Tunisia dan Nigeria di Grup B. Hingga berita ini diturunkan, Tunisia menjamu Kenya di Rades, sementara Nigeria menjamu Mozambik di Abuja.
Sebelum laga itu, Tunisia memimpin klasemen dengan nilai delapan, dua poin di atas Nigeria. Kedua tim masih memiliki
Satu tiket dari Grup C baru bisa dipastikan bulan depan ketika Mesir menjamu Aljazair pada duel hidup-mati untuk menentukan siapa yang berhak tampil di Piala Dunia 2010. Dua tim sama-sama mengumpulkan nilai 10, tetapi Aljazair bisa membuat selisih nilai jika menang atas tamunya, Rwanda, pada laga Senin dini hari WIB.
Mesir menang tipis 1-0 ketika dijamu Zambia, Sabtu lalu, lewat gol gelandang Hosni Abd Rabou pada menit ke-68. Mesir tengah mengincar tiket tampil di Piala Dunia untuk pertama kali sejak tahun 1990. Begitu juga Aljazair yang terakhir tampil di Piala Dunia pada 1986 di Meksiko.
Sementara itu, lolosnya Pantai Gading ke Piala Dunia 2010 disambut gembira seluruh warga negeri itu. Mereka lolos setelah imbang 1-1 melawan tuan rumah Malawi. Striker Pantai Gading, Didier Drogba, yang menyamakan skor 1-1 tidak bisa menutupi kegembiraannya setelah meloloskan negaranya tampil di Piala Dunia kedua kali beruntun.
”Saya sangat gembira karena Pantai Gading akan tampil di Piala Dunia yang kedua kalinya,” kata Drogba sambil merujuk penampilan negaranya di Piala Dunia 2006 Jerman.
”Kami tampil hebat. Kami
Di Piala Dunia 2006 Jerman, Pantai Gading tersingkir dari penyisihan grup secara terhormat setelah kalah tipis dari dua raksasa, Argentina dan Belanda, dan menang atas Montenegro. Pelatih Inggris Fabio Capello menyatakan, Pantai Gading bisa melaju lebih jauh saat tampil di Piala Dunia tahun depan, yang untuk pertama kali digelar di Afrika.
Sedemikian besar potensi Pantai Gading, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti sempat melontarkan pernyataan, ia mau menangani mereka di Piala Dunia 2010 tanpa dibayar.