Liga super indonesia

Arema Indonesia Incar Posisi Kedua

Kompas.com - 16/06/2011, 03:30 WIB

MALANG, KOMPAS - Arema Indonesia meraih kemenangan 2-0 ketika menjamu Persisam Samarinda di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Rabu (15/6). Hasil ini menjadi modal penting buat Arema untuk mengejar ambisi meraih posisi kedua di klasemen akhir Liga Super Indonesia.

Arema kini mengoleksi nilai 49 dari 27 laga yang sudah mereka mainkan. Poin mereka sama dengan Persija Jakarta yang untuk sementara masih berada di posisi kedua karena unggul selisih gol.

Tim yang berjuluk ”Singo Edan” ini bisa melewati ”Macan Kemayoran” jika pada laga terakhir tanggal 19 Juni mendatang bisa menaklukkan tamunya, Bontang FC, sambil berharap Persija gagal meraih kemenangan saat menjamu PSPS Pekanbaru.

Walau bermain di hadapan pendukungnya, Arema tampil lamban di awal laga. Sebaliknya, tim tamu justru mengembangkan permainan agresif untuk memberikan tekanan ke pertahanan lawan.

Sejumlah peluang berhasil diperoleh tim tamu, tetapi tidak membuahkan gol. Peluang emas dimiliki Ronald Fagundes ketika laga baru berjalan tiga menit. Meski mendapat ruang tembak yang leluasa, tendangannya masih melebar dari gawang Kurnia Meiga.

Selepas laga berjalan 25 menit, irama permainan Arema mulai mengalami peningkatan. Tuan rumah mampu memberikan tekanan ke pertahanan Persisam. Pada menit ke-36, Arema nyaris unggul lebih dulu, tetapi tendangan bebas Esteban Gullien hanya menerpa mistar gawang.

Suporter Arema akhirnya bersorak ketika tandukan Roman Golian, menyambut tendangan bebas Roman Chmelo, memerdayai kiper Agung Prasetyo pada menit ke-41. Skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

Persisam yang tertinggal satu gol memberikan perlawanan kepada Arema di babak kedua. Situasi ini membuat pemain Arema yang berusaha memperbesar keunggulan mengalami kesulitan untuk bergerak leluasa.

Serangan silih berganti dilakukan kedua tim. Namun, serangan yang dibangun itu dengan mudah dipatahkan barisan belakang masing-masing lawan melalui jebakan off-side.

Pelatih Arema Miroslav Janu menarik keluar Roman Chmelo dan memasukkan Dendi Santoso pada menit ke-60. Miroslav Janu juga memainkan Moch Fakhrudin untuk menggantikan Sunarto selang sepuluh menit kemudian.

Pergantian itu membuahkan hasil enam menit menjelang pertandingan usai. Dendi memberikan umpan kepada Moch Fakhrudin yang langsung mengeksekusi bola untuk merobek jala Persisam. Skor 2-0 akhirnya menutup pertandingan

Pelatih Persisam Henri Susilo mengakui, Arema bermain lebih baik, terutama dalam hal mengembangkan teknik dan pertahanan serta pola permainan yang produktif di semua lini.

Miroslav Janu menilai, timnya harus banyak berbenah sebelum menjalani laga akhir melawan Bontang FC. Arema tidak punya pilihan selain kemenangan untuk menjaga peluang mendapatkan posisi runner-up.

Tim All-stars

Lima pemain tim Semen Padang masuk nominasi tim All-stars yang dipersiapkan dalam laga ”perang bintang” melawan Persipura Jayapura, 26 Juni 2011.

”Ada lima pemain yang terpilih. Tentu saja ini memberikan kebanggaan kepada seluruh manajemen tim,” kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Asdian, seperti dikutip Antara.

Kelima pemain itu adalah Syamsidar (kiper), David Pagbe (belakang), Park Chuk-hyung (belakang), Esteban Vizcarra (tengah), dan pemain depan Edward Junior Wilson. (ODY/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau