MALANG, KOMPAS -
Arema kini mengoleksi nilai
Tim yang berjuluk ”Singo Edan” ini bisa melewati ”Macan Kemayoran” jika pada laga terakhir tanggal 19 Juni mendatang bisa menaklukkan tamunya, Bontang FC, sambil berharap Persija gagal meraih kemenangan saat menjamu PSPS Pekanbaru.
Walau bermain di hadapan pendukungnya, Arema tampil lamban di awal laga. Sebaliknya, tim tamu justru mengembangkan permainan agresif untuk memberikan tekanan ke pertahanan lawan.
Sejumlah peluang berhasil diperoleh tim tamu, tetapi tidak membuahkan gol. Peluang emas dimiliki Ronald Fagundes ketika laga baru berjalan tiga menit. Meski mendapat ruang tembak yang leluasa, tendangannya masih melebar dari gawang Kurnia Meiga.
Selepas laga berjalan 25 menit, irama permainan Arema mulai mengalami peningkatan. Tuan rumah mampu memberikan tekanan ke pertahanan Persisam. Pada menit ke-36, Arema nyaris unggul lebih dulu, tetapi tendangan bebas Esteban Gullien hanya menerpa mistar gawang.
Suporter Arema akhirnya bersorak ketika tandukan Roman Golian, menyambut tendangan bebas Roman Chmelo, memerdayai kiper Agung Prasetyo pada menit ke-41. Skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama
Persisam yang tertinggal satu gol memberikan perlawanan kepada Arema di babak kedua. Situasi ini membuat pemain Arema yang berusaha memperbesar keunggulan mengalami kesulitan untuk bergerak leluasa.
Serangan silih berganti dilakukan kedua tim. Namun, serangan yang dibangun itu dengan mudah dipatahkan barisan belakang masing-masing lawan melalui jebakan
Pelatih Arema Miroslav Janu menarik keluar Roman Chmelo dan memasukkan Dendi Santoso pada menit ke-60. Miroslav Janu juga memainkan Moch Fakhrudin untuk menggantikan Sunarto selang sepuluh menit
Pergantian itu membuahkan hasil enam menit menjelang pertandingan usai. Dendi memberikan umpan kepada Moch Fakhrudin yang langsung mengeksekusi bola untuk merobek jala Persisam. Skor 2-0 akhirnya menutup pertandingan
Pelatih Persisam Henri Susilo mengakui, Arema bermain lebih baik, terutama dalam hal mengembangkan teknik dan pertahanan serta pola permainan yang produktif di semua lini.
Miroslav Janu menilai, timnya harus banyak berbenah sebelum menjalani laga akhir melawan Bontang FC. Arema tidak punya pilihan selain kemenangan untuk menjaga peluang mendapatkan posisi
Lima pemain tim Semen Padang masuk nominasi tim All-stars yang dipersiapkan dalam laga ”perang bintang” melawan Persipura Jayapura, 26 Juni 2011.
”Ada lima pemain yang terpilih. Tentu saja ini memberikan kebanggaan kepada seluruh manajemen tim,” kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Asdian, seperti dikutip Antara.
Kelima pemain itu adalah