Pengantar Redaksi
Grup musik dengan lagu jenaka, Project Pop, tak lekang terus menghibur penggemarnya. Musik-musik menghibur menginspirasi banyak orang selama hampir 15 tahun. Baru-baru ini, mereka bahkan harus menerima kenyataan nama serupa grupnya juga muncul di negeri tetangga, yang dipelesetkan menjadi Projek Pop dan muncul di televisi Malaysia.
Project Pop bertahan paling lama dibandingkan dengan cikal bakal kelahiran mereka, yakni grup komedi asal Bandung, Padhyangan, tahun 1982. Demikian juga dengan P-Project—mulai muncul lagi belakangan—yang sempat sukses dengan berbagai acara di televisi. Grup yang beranggotakan Gumilar Nurochman (Gugum), Wahyu Rudi Astadi (Odie), Mochammad Fachroni (Oon), Kartika Rachel Panggabean (Tika), Djoni Permato (Udjo), dan Hermann Josis Mokalu (Yosi) ini menelurkan sejumlah album yang sukses di pasaran serta manggung di televisi dan banyak tempat. Baru-baru ini mereka juga menelurkan single ”Together Hamburger” yang bisa diunduh di YouTube.
***
Menarik sekali bila mendengar hasil karya kakak-kakak Project Pop. Apa yang membuat kalian survive dalam bermusik? (Rahman Rudyansyah, Jakarta)
Tika: Kita
Udjo: Pertama-tama tentu saja karena anugerah Tuhan, he-he. Setelah itu, rasa ingin menghibur dan berkarya ala Project Pop-lah yang membuat kita menikmati perjalanan ini. Ada kesempatan, ada karya seperti satu siklus yang ingin kita pertahankan, pemirsa gembira, Project Pop bahagia.
Oon: Kita
Odie: Animo dari masyarakat sendiri masih menerima karya-karya kami. Itulah yang terus menyemangati kami untuk terus berusaha, bagaimanapun caranya, menghibur dan menghibur.
Yosi: Bagi saya, kita
Kebiasaan apa yang paling sering dilakukan sehingga Project Pop tetap kreatif sampai sekarang? (Kornelius Antono, Semarang)
Tika: Kebiasaan bercanda.
Udjo: Setuju,
Oon: Menertawakan teman, menertawakan imajinasi kita, dan selalu
Odie: Tidak ada kebiasaan khusus, sih. Kami hanya menjalankan keseharian. Jalan-jalan, bercanda, dan lainnya. Namun, terkadang dari keseharian itulah muncul ide kreatif....
Yosi: Setiap anggota juga mempunyai hobi, yang tentunya akan merangsang otak untuk tetap kreatif. Yosi hobinya main basket, main
Kiat apa yang membuat hubungan di antara para personel Project Pop tetap terjaga, secara Jeng Tika cewek sendiri? Jika ada konflik di antara para personel, apa yang kalian lakukan agar tak pecah? (Achie, xxxx@yahoo.com)
Tika: Jadi
Selama ini sih, bicara dengan jujur sejujurnya satu sama lain jadi cara jitu untuk penyelesaian konflik kami.
Udjo: Kita enggak pernah bawa masalah pribadi ke dalam pekerjaan. Kalau pengin curhat-curhat banget, ya tarik
Oon: Kita sudah seperti kakak-adik atau kembar enam. Jadi kalau ada masalah, ya selesaikan langsung, enggak omong di belakang. Jadi kalau ada masalah, ya tidak akan pecah karena kita bukan ban dalam, ha-ha.
Odie: Kita menempatkan diri sebagai saudara, bukan sebagai rekan kerja. Jadi bisa diibaratkan adik atau kakak di rumah yang kadang akur dan kadang berantem, tetapi yang pasti tak mungkin terpisahkan. Satu hal lagi yang membuat hubungan langgeng adalah jangan ”
Yosi: Komitmen terhadap tanggung jawab kita sebagai sebuah grup yang memiliki banyak penggemar dan persahabatan kita untuk menerima satu dengan lainnya apa adanya.
Memang Tika cewek sendiri, tapi kan kita baru tahu dia itu cewek baru-baru
Tika kok minum air putih terus? Apa rencana Project Pop ke depan? (Torus, Jakarta Timur)
Tika: Masak saya minum air putih terus, saya juga makan, kok, he-he. Yang pasti, air putih sangat baik untuk kesehatan. Rencana Project Pop ke depan, pengin punya album lagi, terus bikin konser tunggal, terus bikin film lagi, terus bikin buku lagi. Pokoknya terus menghibur apa pun bentuknya. Terus habis itu beli saham
Udjo:
Oon: Rencana Project Pop ke depan adalah menghibur masyarakat sampai titik darah penghabisan. Merdeka!
Odie: Tika waktu itu mau coba minum air aki, tetapi segera kita cegah, ha-ha.
Yosi: Target lain adalah memperkuat
Rencana jangka panjang tentu saja berkaitan dengan menjaga eksistensi sambil terus menjaga dan meningkatkan mutu karya-karya kreatif kami.
Sampai kini Anda semua masih eksis, kompak, dan tidak kehabisan ide. Bagaimana kalian berproses hingga tetap solid dan tampak santai dalam setiap penampilan? Sementara banyak grup timbul dan tenggelan karena berbagai alasan. Tika, Anda hebat bisa terus mewarnai keceriaan grup ini dengan tampil apa adanya. (RS Kurni Setyawati, Bekasi)
Tika: Kami tampil apa adanya saja, saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang hebat itu bukan saya, melainkan kelima lelaki saya ini. Mereka justru warna dari keceriaan itu sendiri, bikin saya nyaman untuk tampil apa adanya.
Udjo: Mengikuti kalimat bijak
Oon: Kita berproses secara alamiah, menganggap pemirsa adalah sahabat-sahabat kita yang bergembira bersama.
Odie: Santai dalam setiap penampilan dan selalu kompak, mungkin itu adalah keseharian kami. Kami selalu ingin menjadi diri sendiri, tanpa harus dikurangi atau ditambahi.
Yosi: Sepertinya kita sih melewati proses yang tidak jauh berbeda dengan kelompok atau grup lain, seperti kesulitan membuat
Yang membuat kita santai adalah pengalaman pentas yang membentuk
Apakah Project Pop memiliki rencana untuk bergaya ala Korea? (Singgih Wicaksono, Kebumen)
Tika: Di klip video
Udjo/Oon: Sebenarnya Korea itu meniru gaya kita karena umur Project Pop lebih tua dari anak-anak K-pop, ha-ha.
Odie: Tentu saja. Mengapa tidak? Sesuai dengan konsep kita, yaitu ”membawakan sesuatu yang sedang
Yosi: Sebenarnya kita pernah bergaya ala B-band Asia, yaitu pada pembuatan klip video
Kapan ya Project Pop bikin lagu yang agak serius? (Adi, xxxx@yahoo.com)
Tika: Kita kalau bikin lagu selalu serius, enggak pernah agak serius. Perhatikan tema-tema lagu kita. Banyak yang serius kok, tetapi cara penyampaiannya ala Project Pop, jadi terkesan enggak serius.
Udjo: Ketika kita serius, akan ketahuan usia kita, ha-ha.
Oon: Kita serius,
Odie: Sebenarnya ada beberapa karya/lagu Project Pop yang bertema serius, misalnya percintaan. Akan tetapi, karena kami mengusung konsep komedi kreatif, jadi tetap saja kita akan menyisipkan unsur komedinya.
Yosi: Ada beberapa lagu Project Pop justru berasal dari lagu serius yang dibuat menjadi lagu komedi. Contohnya, lagu ”Ade” (album
Hai kakak-kakak Project Pop, kok akhir-akhir ini jarang muncul di televisi, sih? Oh ya, kak, kok bisa sih Project Pop awet sampai sekarang? Apa sih rahasianya? (Veronica Gabriella,
Tika: Iya nih, akhir-akhir ini kita memang lagi jarang di televisi, soalnya lagi
Bisa awet sampai sekarang, ehm... karena rahasia. Kita enggak boleh kasih tahu dong, he-he.
Udjo: Kita baru kelar UAN dan sibuk les-les
Odie: Kami tidak hilang kok. Ibaratnya kalau di dunia persilatan, kami sedang bertapa agar menjadi lebih sakti, ha-ha.
Yosi: Kita jarang muncul di televisi karena kita tidak banyak memproduksi serta mempromosikan
Bagaimana, sih, cara kalian biar bisa bikin lagu kreatif gitu? Soalnya biasa, kan, orang suka pusing cari tema dan ujungnya cinta-cintaan mulu. Pernah minder enggak, sih, takut lagunya enggak laku? (Irene Felicia, Jakarta)
Tika/Udjo/Oon/Odie: Nah, untuk jawab yang ini, dua kakak yang paling banyak menciptakan lagu di Project Pop yang akan jawab, ya, Kak Gugum dan Kak Yosi.
Yosi: Saya (Kak Yosi) dan yang lainnya punya cara masing-masing dalam menciptakan lagu. Saya selalu memulainya dengan mencari tema yang menarik, tidak harus lucu. Namun, kalau bisa lucu, kenapa tidak?
Tentang minder karena takut lagunya enggak laku, sepertinya tidak, ya. Soalnya sebagai pencipta, saya harus selalu dalam sikap optimistis.
Apa arti Popop (nama penggemar Project Pop) buat Project Pop sendiri? (Joycelin Lukito, xxxx@yahoo.com)
Tika: Popop adalah salah satu alasan kita untuk tetap berkarya. Popop adalah bagian dari kesuksesan kita. Popop adalah keluarga kita.
Udjo:
Oon:
Odie: Awalnya kami namakan Poppers untuk Fans Club Project Pop ini. Namun, setelah kami tahu arti sebenarnya yang agak
Yosi: Satu analogi Popop, yaitu ”napas”. Popop adalah napas bagi Project Pop. Tanpa adanya Popop, Project Pop perlahan-lahan akan mati kehabisan napas.
Apa aliran musik yang dikembangkan di grup band ini? (Giovanni Jovian, Cirebon)
Udjo: Kita ambil semua genre yang kita suka dan cocok dengan lagu yang kita mau buat. Semua musik itu indah. Kita buat ala Project Pop.
Oon: Ralat ya, kita bukan band, melainkan grup vokal, he-he. Bisa dibentuk karena kita dikumpulkan oleh senior-senior kita dan diberi tugas untuk membuat suatu
Tika/Odie/Yosi: Untuk jawaban yang komplet tentang sejarah terbentuknya Project Pop, kamu bisa mengunjungi situs web kita: www.Project-Pop.com.
Bener
Tika:
Udjo: Jujur, banyak kok band atau grup penghibur lain yang lucu dan kreatif dengan gaya masing-masing. Project Pop bisa berbeda mungkin karena nyanyinya keroyokan. Penyanyinya sebanyak satu tim voli. Kalau masalah enak di kuping, mungkin adonannya pas ya sama selera kuping, enggak keasinan.
Oon: Resepnya, hmm, yang penting kita tertawa. Orang di sekeliling kita tertawa, berarti oke juga di masyarakat. Ini karena orang-orang di sekeliling kita adalah orang-orang yang jujur terhadap karya kita.
Odie: Tidak ada resep khusus, hanya kebetulan karya kami diterima masyarakat dan digemari berbagai kalangan.
Yosi: Bagaimana membuat musik kami enak didengar, buat saya, berhubungan dengan dua hal. Pertama, ”referensi” dan, kedua ”
Apa impian dan harapan Project Pop yang belum terwujud hingga saat ini? (Prawatya Endrawila Pawestri,
Tika: Impian yang belum terwujud, bikin konser tunggal dan punya acara televisi sendiri.
Odie: Impian dan harapan Project Pop, ingin tetap bisa berkarya dan bisa menghibur sekaligus karya-karya kami tetap diterima masyarakat.
Yosi: Impian dan harapan yang belum terwujud sampai saat ini adalah konser dan punya banyak pabrik, ha- ha. Konsernya saja dulu deh, yang ingin diwujudkan. Tahun ini rencananya.
Enggak nyangka sudah punya anak pun Project Pop tetap eksis. Hebring euy! Apa rahasia keeksisan kalian? Apa arti komitmen bagi setiap personel Project Pop? (Girindra Pradoto, Bogor)
Tika: Komitmen bagi saya
Udjo: Alhamdulillah
Oon: Komitmen selalu berkarya bersama....
Odie: Kami tampil apa adanya saja dan selalu berusaha untuk bisa tetap menghibur. Komitmen, bagi kami, adalah sesuatu yang penting. Tanpa komitmen bersama, kami tidak akan mungkin bisa bertahan lebih dari 15 tahun hingga saat ini
Yosi: Rahasianya adalah menjaga kebersamaan dan konsisten menjaga mutu dari setiap karya. Harus selalu
Bagaimana semua anggota grup
Tika: Yang paling utama,
Oon: Kita sudah menganggap ini pekerjaan kita, yang harus kita jalani ketika suka ataupun duka....
Yosi: Memang betul, karena perbedaan karakter dan pemikiran dari setiap individunya, sekali-sekali kita terlibat juga dalam perdebatan sengit. Namun, kita sudah cukup lama berteman dan bekerja sama sebagai suatu kelompok sehingga kita menyadari bahwa perbedaan pendapat itu akan selalu ada.
Serbuan boy band dan girl band baru apa tidak membuat Project Pop khawatir ditinggalkan penggemarnya? Eh, kapan Project P main film lagi? (Farid Widodo,
Tika: Enggaklah, kita
Udjo/Oon: Tidak, kita malah senang melihat yang muda-muda.
Yosi: Fenomena
Project Pop main film lagi? Wah itu sih tinggal menunggu ajakan saja....(ush)