Sepak bola

Neymar Inspirator Tim "Samba"

Kompas.com - 30/07/2012, 03:22 WIB

MANCHESTER, MINGGU - Brasil, yang mengejar emas cabang sepak bola untuk pertama kali di olimpiade, harus menghadapi ujian berat melawan Belarus, Minggu (29/7). Tim ”Samba” yang bertaburkan bintang muda ini tertinggal lebih dulu dan frustrasi membongkar pertahanan ketat Belarus pada babak pertama sebelum menang 3-1.

Neymar yang menjadi motor permainan Brasil menjadi inspirator kemenangan tim Samba pada babak kedua melalui tendangan bebas yang fantastis. Bola yang ditendang dengan sisi dalam kaki kanan itu melengkung ke sudut kanan atas gawang Belarus. Pemain klub Santos ini juga menyumbangkan asis gol Alexandre Pato pada babak pertama dan Oscar beberapa detik menjelang bubaran.

Brasil lolos ke perempat final Olimpiade London setelah unggul 3-1 atas Belarus di Stadion Old Trafford, Manchester.

Belarus yang tak diunggulkan memberikan kejutan melalui gol pada menit ke-8. Pola serangan umpan-umpan panjang dengan memanfaatkan sisi lebar lapangan mampu menarik pemain Brasil keluar dari kotak penalti.

Kombinasi umpan dari Ilya Aleksievich dan Aleksei Kozlov di sayap kanan menarik pemain bertahan Brasil mengejar bola. Namun, Kozlov lihai membaca permainan dan melayangkan umpan lambung ke kotak penalti Brasil yang disambut dengan sundulan oleh gelandang Renan Bradini Bressan. Bola meluncur ke gawang tanpa bisa diantisipasi oleh kiper Neto.

Brasil membalas tujuh menit kemudian melalui sundulan Pato. Penyerang klub AC Milan tersebut lolos dari kawalan bek tengah Igor Kuzmenok untuk menyundul bola umpan lambung Neymar.

Brasil yang menurunkan Rafael da Silva, Hulk, Neymar, Oscar, dan Pato menguasai pertandingan. Namun, di babak pertama mereka kesulitan menembus pertahanan Belarus yang memarkir sembilan pemain di depan kiper. Situasi ini memaksa dua gelandang bertahan, Sandro dan Romulo, meninggalkan posnya membantu serangan. Demikian juga bek sayap kiri Marcelo yang sering menusuk ke depan.

Belarus vs Mesir penentu

Dengan hasil ini, Brasil memastikan lolos ke perempat final dengan enam poin. Sementara Belarus dengan tiga poin harus menuai kemenangan saat melawan Mesir pada laga terakhir Grup C di Stadion St James Park, Newcastle, 1 Agustus.

Mesir tak akan mudah ditundukkan Belarus. Saat melawan Selandia Baru, tim polesan Pelatih Hany Ramzy itu kembali menunjukkan kekuatan mental seperti saat melawan Brasil. Mesir sempat tertinggal 1-0 sejak menit ke-17 melalui gol striker Chris Wood.

Gol pemain klub West Bromwich Albion itu pupus oleh gol balasan Mesir melalui Mohamed Salah lima menit menjelang turun minum. Gol penyama kedudukan 1-1 ini berawal dari serangan balik yang cepat.

Mesir dan Selandia Baru sama- sama mengantongi satu poin. Peluang mereka lolos ke babak delapan besar sangat tipis. Selandia Baru nyaris mustahil karena harus menundukkan Brasil dengan selisih gol lebih dari dua untuk lolos.

Mesir juga menghadapi tantangan berat untuk melibas Belarus. Jika Mesir menang, Belarus akan tersingkir. Belarus bisa lolos dengan hasil imbang jika Selandia Baru kalah, imbang, atau menang dengan selisih gol kurang dari dua.

AS putri melaju

Tim sepak bola putri Amerika Serikat lolos ke perempat final setelah menekuk Kolombia, 3-0. Langkah peraih emas Olimpiade 1996, 2004, dan 2008 ini diikuti oleh tuan rumah Inggris Raya setelah menundukkan Kamerun, 3-0, dan Brasil yang menang tipis 1-0 atas Selandia Baru.

Tim putri AS harus berjuang melawan permainan fisik tim Kolombia sebelum mencetak gol pembuka melalui Megan Rapinoe pada menit ke-33. Kolombia yang bertahan ketat kembali kebobolan pada menit ke-74 melalui manuver Abby Wambach di antara dua pemain Kolombia. Gol ini menempatkan Wambach sebagai pencetak gol terbanyak dengan enam gol. Carli Lloyd mengunci kemenangan AS, 3-0, melalui gol pada menit ke-77.

Inggris Raya lolos ke perempat final berkat tiga gol Casey Stoney, Jill Scott, dan Stephanie Houghton ke gawang Kamerun.

(Reuters/AP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau