LISABON, SENIN -
”Barcelona tidak hanya tim favorit di penyisihan grup, tetapi juga (favorit) juara Liga Champions. Secara teori, Celtic, Benfica, dan Spartak dapat berebut tiket (lolos) lainnya,” kata Jorge Jesus, Pelatih Benfica.
Meski tidak dikemukakan eksplisit, satu tiket lolos ke 16 besar dari Grup G dinilai seolah sudah ”dipesan” Barca. Benfica tinggal bersaing dengan Celtic (Skotlandia) dan Spartak Moskwa (Rusia) berebut satu tiket lain.
Klub Portugal itu sudah mengawalinya dengan baik saat mencuri satu poin di kandang Celtic lewat skor 0-0, dua pekan lalu. Meski disadari tidak mudah, mereka berharap bisa memetik hasil baik saat menjamu Barcelona.
Jesus menebar mantra untuk menyuntikkan kepercayaan diri kepada pemainnya. ”Di Liga Champions selalu ada kejutan. Tahun lalu, kami dua kali menahan seri Manchester United. Kami lolos, dan mereka tidak,” kata Jesus.
”Inilah sepak bola. Tiada tim yang tidak bisa dikalahkan dan, jika hari sedang baik bagi kami dan buruk bagi mereka (Barcelona), kami bisa menang.”
Seperti sering dilontarkan banyak orang, tidak cukup berbekal taktik atau strategi genius dari pelatih hebat dan performa luar biasa dari para pemain istimewa untuk menaklukkan Barcelona. Faktor nasib atau keberuntungan juga dibutuhkan.
Barcelona saat ini sebenarnya tidak dalam bentuk terbaik mereka. Absennya dua bek tengah utama, Carles Puyol dan Gerard Pique (cedera), yang digantikan Alex Song dan Javier Mascherano, akhir-akhir ini membuat jantung pertahanan skuad Tito Vilanova limbung.
Itu celah yang bisa dimanfaatkan Jesus dan pemainnya untuk membuat kejutan. Akibat kesalahan Song dan Mascherano, Barca kebobolan 0-2, saat dijamu Sevilla, sebelum akhirnya menang 3-2 di Liga Spanyol berkat dua gol Cesc Fabregas dan gol injury time striker cadangan David Villa, Sabtu lalu.
Pada penampilan perdana Liga Champions, saat menjamu Spartak, Barcelona juga tertinggal 1-2 sebelum memukul balik dan menang 3-2 berkat dua gol Lionel Messi. Di balik limbungnya jantung pertahanannya, Barcelona memiliki segudang sumber daya untuk memenangi laga.
”Sebuah tim yang bangkit berjuang untuk mengubah hasil laga merupakan bukti tim itu punya tekad untuk terus menang,” ujar Vilanova. Untuk lawatan ke Benfica, Puyol, gelandang Andres Iniesta, dan bek Adriano dinyatakan fit. Jika Puyol dan Iniesta tampil, Barcelona bakal kian dahsyat.
Optimisme mulai tumbuh di kalangan suporter Benfica setelah dilanda putus asa usai hengkangnya gelandang Javi Garcia (ke Manchester City) dan Axel Witsel (ke Zenit St Petersburg). Keduanya diganti dua pemain kurang dikenal, Nemanja Matic and Enzo Perez. Namun, setelah Benfica memimpin klasemen Liga Portugal dan belum terkalahkan dalam lima laga plus hasil positif atas Celtic, suporter yakin Benfica masih bisa diharapkan.
Striker Oscar Cardozo absen karena cedera dan akan digantikan pemain baru, Lima. Pemain Brasil ini sangat lincah dan memiliki tendangan mematikan.